Untuk pertama kalinya...
pintu itu aku hempas,aku hempuk dengan tangan ini...
suara dalam hati aku jeritkan...
sudah cukup mungkin aku berdiam diri...
sudah cukup mungkin aku memberi ruang mereka mempermainkan aku...
sudah cukup aku menghadam segala kata-kata sial mereka...
Semalam,
setelah sekian lama aku pekak kan telinga,bisukan mulut,butakan mata...
Aku bersuara akhirnya...
untuk mengajar manusia tidak tahu berbahasa.
untuk mengajar manusia biadap dengan kata-kata.
Tolong,
kau bijak ilmu agama kata engkau...
setiap kata engkau diselitkan dengan ayat Allah,,,
di masukkan hadis Rasulullah...
agama engkau mengajar engkau menilai insan lain dengan cara inikah?
agama engkau menuntut engkau untuk menghadapi masalah dengan cara inikah?
sudah tentu tidak!
...mana ayat-ayat Allah engkau campak?
mana hukum Allah kau letak?...
Maaf,
Minta aku cuma satu semalam...
Kalau benar engkau JANTAN,mari berhadapan...
Jangan jadi PONDAN...
...tapi nyata engkau bukan jantan...
terbukti engkau pondan...
Mana ada jantan lari dari berdepan?
Mana ada jantan beraninya dibelakang...
Mana ada jantan menyibuk hal perempuan...
Mana ada jantan sanggup menindas perempuan...
Allah sudah cukup adil...
Dia nobatkan kaum kamu sebagai pemimpin...
Yang mana Dia tahu kamu mampu memimpin menggunakan akal...
Bukan nafsu...
Tapi sayang,,,kamu tidak gunakan itu!
dan untuk kamu,,,
setiap kata kamu yang tidak benar tentang aku,,,
tidak aku halalkan....
dunia dan akhirat...
selagi kamu tidak meminta maaf dengan SETIAP cara kamu jatuhkan aku!
Sial,,,cukup sial...
Ini rupanya yang mereka belajar setelah empat tahun
diajar menjadi seorang guru yang mulia hatinya...
sabar aku ada tahapnya...
tangan menggeletar...
biar mati janji aku puas hati...
anak abah sudah cukup lama bersabar...
...jangan berani usik aku lagi!...
~fuck off~